Alkitab, Renungan Harian, Ayat Emas, Pujian...
Baca: EFESUS 4:17-32
Bacaan tahunan: 1 Tawarikh 7-8
Ada orang yang seolah punya magnet bagi mereka yang berada di sekitarnya. Ke mana pun ia pergi, ada saja orang yang mendekatinya untuk mencurahkan keluh kesah atau masalahnya. Selidik punya selidik, orang ini selalu memiliki kata-kata untuk menghibur, menguatkan, atau memberi nasihat yang tidak menggurui untuk orang-orang yang menghampirinya. Sebaliknya, ada pula orang yang selalu menyakitkan dan berkata sinis kepada orang lain, seolah tidak ada orang yang baik kecuali dirinya.
Rasul Paulus mengetahui kedua jenis karakteristik ini. Ia menggolongkan orang yang suka berdusta, pemarah, dan sering mengeluarkan perkataan kotor sebagai karakteristik manusia lama. Mereka suka memfitnah, sering menyimpan kepahitan dan membuat gaduh. Sebaliknya, Paulus menunjukkan karakteristik manusia baru, yakni selalu mengucapkan perkataan yang membangun serta membawa anugerah buat orang lain. Manusia baru juga adalah mereka yang bersikap ramah satu dengan lainnya, penuh kasih dan saling mengampuni. Semua hal baik ini meneladani Kristus yang penuh kasih pengampunan.
Dalam nasihatnya, Rasul Paulus meminta agar kita yang telah percaya kepada Kristus harus menanggalkan manusia lama kita dan mengenakan manusia baru. Itu artinya, Tuhan telah memberi kita kehidupan baru melalui Yesus Kristus, tetapi kita sendiri harus belajar untuk berubah sesuai teladan-Nya. Perubahan memang tidak mudah. Meskipun demikian, kita pantang berputus asa. Roh Kudus pasti akan menolong kita yang terus mengupayakan diri berubah. --HEM/www.renunganharian.net
MARI KITA TANGGALKAN MANUSIA LAMA KITA DAN MENGENAKAN MANUSIA BARU DENGAN HIDUP MENELADANI KRISTUS.
Please sign-in/login using: