Renungan Harian
MENERIMA SUAP
31 October 2026
Baca: NEHEMIA 6:1-14
Bacaan tahunan: Lukas 17-18
Nehemia sedang memimpin orang-orang Yehuda untuk menyelesaikan pembangunan tembok Yerusalem. Semaya, seorang nabi palsu, memperingatkan bahwa Nehemia akan dibunuh dan mengatakan kepadanya untuk bersembunyi di Bait Suci. Nehemia tidak segera percaya nubuat itu dan menguji karena tidak mungkin seseorang dapat bertemu dan bersembunyi di Bait Suci jikalau orang itu bukan imam. Orang itu dapat dihukum mati (Bil. 18:7). Nehemia akhirnya mendapat kesimpulan bahwa Semaya melakukan semua ini karena disuap oleh Tobia dan Sanbalat supaya Nehemia terjebak dengan nubuat palsu Semaya dan dapat dipersalahkan. Semaya mungkin saja sebelumnya tidak ada urusan apa pun dengan Nehemia. Namun, suap dari Tobia dan Sanbalat mengubah hati Semaya sehingga mengikuti rencana mereka untuk mencelakakan Nehemia.
Ketidakmampuan untuk bersyukur dengan penghasilan yang diterima dapat membuka peluang untuk menerima suap. Mungkin suap untuk mengeluarkan izin tanpa pemeriksaan, menerima siswa baru tanpa proses yang benar, mempersalahkan orang lain yang tidak bersalah, menggunakan material yang tidak sesuai standar, dan lainnya. Karena itu, apa pun profesi kita, berdoalah setiap kali memulai pekerjaan supaya kita, oleh pertolongan Tuhan, tidak jatuh dalam suap yang merugikan orang lain, perusahaan, atau negara. --ANT/www.renunganharian.net
SUAP DAPAT MEMBELOKKAN HATI ORANG.Renungan Harian

