Renungan Harian
MELEBIHI SEORANG PEJUANG
17 August 2026
Baca: AMSAL 16:32
Bacaan tahunan: Yeremia 18-22
Lantas, mengapa penulis Amsal menyebut orang yang sabar melebihi seorang pejuang? Mengapa pula orang yang mampu menguasai diri dianggap lebih hebat daripada orang yang merebut kota? Tertulisnya ayat ini di Alkitab sepertinya hendak menunjukkan bahwa penguasaan diri, termasuk di dalamnya kesabaran, adalah karakter yang sangat Allah hargai. Kita mungkin pernah menyaksikan gambaran sosok pejuang atau pahlawan yang hebat, baik melalui buku maupun film aksi, tetapi mereka mudah terpicu oleh amarah, keinginan membalas dendam, atau kebutuhan untuk dihargai atau dianggap hebat. Namun, melalui kehadiran umat-Nya, Allah ingin menghadirkan banyak figur "pejuang", yang mampu menguasai diri dalam pertolongan Tuhan.
Tentu saja menguasai diri bukan perkara yang mudah. Ada banyak orang gagal, lalu menghasilkan sikap, perkataan, hingga tindakan yang destruktif dalam banyak bidang kehidupan. Menguasai diri memang tidak mudah, tetapi juga tidak mustahil dalam pertolongan Tuhan. Kristus dapat menjadi teladan yang sempurna bagi kita dalam hal penguasaan diri, sekaligus menginspirasi kita untuk bertumbuh dalam penguasaan diri. Dengan demikian, kita dapat menjadi pahlawan sejati di mata Allah. --GHJ/www.renunganharian.net
PENGUASAAN DIRI ADALAH KEKUATAN SEJATI YANG TIDAK DAPAT DIKALAHKAN OLEH KEADAAN APA PUN.Renungan Harian

