PILIHAN YANG DISESALI

Baca: 1 SAMUEL 16:1-13


Bacaan tahunan: Kejadian 46-48

Magda sempat menyesali pilihannya untuk mengabdi di sebuah yayasan, dengan melepas kesempatan belajar ke luar negeri. Namun, bergulirnya waktu Magda membuktikan bahwa rencana Tuhan tetaplah yang terbaik. Berawal dari pilihannya itu, Magda berkesempatan merintis karir sebagai trainer. Profesi yang berlangsung selama puluhan tahun berikutnya, bahkan membawanya bekerja di perusahaan besar dan bertemu orang-orang berpengaruh.

Dalam hidup ini, faktanya tidak semua perkara berjalan sesuai harapan kita. Rencana yang tersusun rapi sekalipun, bisa mendadak berantakan jikalau Tuhan tidak menghendakinya. Sebaliknya, kondisi yang terlihat tanpa rencana jika Tuhan bekerja di dalamnya, kelak dapat menjadi perkara yang besar. Itulah yang dialami oleh Daud, yang mungkin tak pernah terpikirkan akan diurapi oleh Samuel untuk menjadi raja. Ia lebih terlihat "disingkirkan" ketika tidak dihadirkan sejak awal dalam perjamuan makan yang diadakan ayahnya, tetapi Tuhan "merekayasa" semuanya, menghadirkan Daud di depan Samuel, supaya bisa diurapi untuk kelak menjadi raja menggantikan Saul.

Hari ini apakah Anda masih menyesali kesempatan yang sepertinya terbuang percuma? Apakah Anda sedang "tidak diinginkan" oleh orang yang justru Anda percaya? Mari arahkan pandangan dan harapan Anda kepada Allah. Pribadi yang memilih dan membawa Daud melintasi pengalaman luar biasa sebagai raja Israel. Percayalah jika Dia campur tangan dalam kehidupan Anda, sesuatu yang baik akan Anda alami, bahkan yang tak pernah Anda pikirkan! --GHJ/www.renunganharian.net


DALAM SITUASI PALING HANCUR SEKALIPUN, ALLAH DAPAT MENGUBAHKAN MENJADI KEBAIKAN DENGAN TANGAN KASIH-NYA.


Navigation

Change Language

Social Media