HIDUP YANG BERDAMPAK

Baca: Markus 2:1-12


Bacaan tahunan: Yeremia 1-3

Di mana pun Yesus berada, Ia selalu membawa perubahan. Kehadiran-Nya bukan sekadar kehadiran secara fisik, tetapi Ia membawa berita dan kehendak Allah. Ia membawa kata-kata Allah yang kemudian diwujudkan dalam perbuatan-Nya. Yesus tidak pernah menolak kehadiran orang-orang yang sangat membutuhkan-Nya.

Di mana pun Yesus berada, Ia selalu membawa berita tentang pengampunan dosa dan menyampaikan firman kebenaran yang berasal dari Bapa-Nya kepada banyak orang (ay. 2-7). Tujuan kehadiran Yesus memang semata-mata melakukan kehendak Bapa-Nya untuk mencari orang-orang berdosa untuk diselamatkan. Sebaliknya, orang-orang pun datang kepada Yesus karena ingin mendengar kebenaran dan menyaksikan perbuatan-perbuatan Yesus yang dahsyat yang berbeda dengan guru-guru lain yang pernah ada. Kehadiran-Nya menyatakan kehadiran Allah.

Kini, menyelesaikan pekerjaan Allah di dunia ini menjadi tanggung jawab kita sebagai orang-orang yang telah diselamatkan-Nya. Tujuan hidup Kristus menjadi tujuan hidup kita di dunia ini. Di mana pun kita hadir, seharusnya kehadiran kita menghasilkan perubahan-perubahan yang baik. Dari perkataan kita, cara pandang kita, dan cara kita melayani sesama, mereka pun dapat merasakan kehadiran Allah. Jika kita tahu melakukan apa yang Allah kehendaki dalam hidup kita, maka orang-orang di sekitar kita pasti akan menikmati kehadiran Allah dalam hidup mereka. Sudahkah kehadiran kita memberikan dampak perubahan yang baik bagi orang-orang di sekitar kita? --SYS/www.renunganharian.net


DEMIKIANLAH KITA MEMENUHI PANGGILAN KRISTUS: KEHIDUPAN YANG MEMBERI DAMPAK YANG BAIK BAGI SETIAP ORANG.


Navigation

Change Language

Social Media