BERKAT TERBAIK YANG HILANG

Baca: Kejadian 35:16-22


Bacaan tahunan: Yehezkiel 25-28

Pernahkah kita bertanya-tanya, mengapa hak kesulungan dari keluarga Yakub akhirnya jatuh kepada keturunan Yusuf? Padahal, Ruben adalah anak pertama Yakub, yang membuatnya berhak menerima berkat yang terbaik sebagai sulung. Namun, kegagalan Ruben menahan nafsu birahi membuyarkan semuanya. Allah menganggapnya bersalah dan Ruben pun harus rela melihat hak kesulungan itu beralih dari padanya.

Entah bagaimana awalnya, di seberang Migdal-Eder terjadi peristiwa yang mungkin akan disesali oleh Ruben seumur hidupnya. Ia nekat tidur dengan gundik ayahnya! Yakub (Israel) pun mendengar akan peristiwa itu, sekalipun ia tidak langsung bereaksi dengan menghukum Ruben. Kitab 1 Tawarikh 5:1 memperjelas bahwa peristiwa memalukan itu menjadi penyebab hak kesulungan Ruben akhirnya beralih kepada keturunan Yusuf, sekalipun ia tidak terlahir sebagai anak sulung. Mungkin di mata Yakub, Yusuf adalah anak sulung yang terlahir dari rahim Rahel, wanita yang sangat dicintai oleh Yakub sejak masa mudanya.

Ruben kehilangan berkat yang terbaik karena gagal mengendalikan nafsunya. Bukankah perkara yang sama sering dialami oleh manusia sepanjang sejarah kehidupan ini? Ada banyak orang gagal mengendalikan diri mereka, yang berakibat mandeg-nya karir, hancurnya rumah tangga, retaknya relasi pertemanan, hilangnya relasi bisnis, dan masih banyak lagi akibat lainnya. Jika kita termasuk orang yang sulit mengendalikan diri, berhati-hatilah supaya kita tidak melakukan kesalahan fatal yang berakibat hilangnya berkat terbaik yang Tuhan sediakan. --GHJ/www.renunganharian.net


BANYAK HAL YANG TERBAIK AKHIRNYA TERBUANG KARENA KEBODOHAN MANUSIA.


Comments powered by Disqus

Navigation

Change Language

Social Media