Alkitab, Renungan Harian, Ayat Emas, Pujian...
Baca: MAZMUR 139
Bacaan tahunan: 1 Raja-raja 1-2
Diksi (pilihan kata yang tepat dan selaras) pada puisi merupakan daya tarik tersendiri bagi orang yang mengagumi keindahan untaian kata sarat dengan makna. Pilihan kata yang digunakan oleh sang penulis puisi biasanya sanggup membawa siapapun yang membacanya terbang membubung tinggi dengan imajinasi sebagai sayapnya. Kekuatan angan yang menghadirkan seribu satu macam pemaknaan yang mampu menuntun pembacanya sampai kepada refleksi diri.
Mazmur 139 dalam Alkitab merupakan puisi religi nan elok yang berisi pengagungan kepada Sang Ilahi. Setiap orang percaya yang membaca pasal ini dapat merasakan keindahan kata-kata yang menyiratkan kekaguman Raja Daud (ay. 6) terhadap ke-Mahatahu-an Allah (ay. 2-4). Rasa kagum sang raja yang meyakini penyertaan-Nya sejak dalam rahim ibunya (ay. 13) hingga hari-hari yang bakal dilaluinya (ay. 16).
Penyertaan Tuhan mengisyaratkan kehadiran diri-Nya yang senantiasa menuntun Raja Daud dalam menjalani kehidupannya kapan pun dan di mana pun ia berada (ay. 8-10). Kehadiran yang begitu berarti hingga melahirkan ucapan syukur dari sang raja (ay. 14). Ungkapan tulus seorang anak manusia yang tenggelam dalam pesona keagungan Tuhan, meskipun tak terselami oleh pikirannya (ay. 17).
Sekalipun terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, Tuhan tetap beserta dengan orang-orang yang percaya kepada-Nya. Penyertaan yang menyiratkan ke-Mahatahu-an-Nya atas hidup kita. Ucapan syukur pun mengalir dari kekaguman kita karena kehadiran Tuhan membuat hidup menjadi lebih bermakna. --EML/www.renunganharian.net
SAAT DI UJUNG LAUT ATAUPUN SAAT TERBANG DENGAN SAYAP FAJAR, TAK ADA YANG TERSEMBUNYI DI HADAPAN ALLAH.
Please sign-in/login using: