SESUAI IDENTITAS

Baca: YOHANES 1:1-18


Bacaan tahunan: 1 Samuel 4-8

Yohanes mengawali Injilnya dengan memberi penegasan identitas Yesus sebagai Firman. Pada mulanya, Firman itu bersama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Di dalam diri Firman itu ada kuasa yang memberi kehidupan kepada semua makhluk. Dan kuasa kehidupan itu seperti terang yang menyinari hati manusia. Yesus adalah Firman yang menjadi manusia. Karena itu, Ia adalah Terang dan Hidup. Dengan menjadi pengikut Yesus, kita menerima sumber Hidup dan Terang. Identitas kita pun menjadi anak-anak Allah dari sumber Ilahi.

Anugerah menjadi anak-anak Allah semestinya kita sambut dengan menjalani hidup sesuai identitas. Menerima Yesus sebagai Raja, tidak lagi menjalani hidup dalam mentalitas hamba, melainkan pribadi yang sudah menerima kuasa dari Tuhan. Bukan kuasa dalam arti kekuatan secara fisik, melainkan menerima identitas baru dalam hubungan yang intim dengan Bapa. Hubungan ini memberi kita warisan dalam pengharapan kekal, damai sejati, dan kuasa untuk hidup dalam Roh. Dan oleh Roh kita beroleh kuasa untuk menolak dosa, mengasihi musuh, mengampuni dengan tulus, menghadapi pencobaan dengan iman, serta menjadi garam dan terang bagi dunia.

Dengan identitas sebagai anak-anak Allah kita menjadi duta Kerajaan Allah. Kita menjadi utusan untuk mengenalkan Bapa melalui cara hidup kita dalam kasih, kebenaran, pengampunan, dan kesetiaan. Sebab menerima kuasa menjadi anak-anak Allah menjadikan kita diangkat, diakui, diperlengkapi, dan dipanggil untuk mencerminkan Bapa melalui gaya hidup dan misi Ilahi. --EBL/www.renunganharian.net


SUDAHKAH KITA MENCERMINKAN KEHIDUPAN YANG SESUAI DENGAN IDENTITAS SEBAGAI ANAK-ANAK ALLAH?


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media