Alkitab, Renungan Harian, Ayat Emas, Pujian...
Baca: KISAH PARA RASUL 11:19-30
Bacaan tahunan: Nehemia 4-6
Dalam sejarah gereja mula-mula, Barnabas dikenal bukan karena melakukan mukjizat besar, tetapi karena hatinya yang baik, penuh dengan Roh Kudus, dan iman. Saat banyak orang Yahudi di Yerusalem ragu terhadap pertobatan Saulus, Barnabaslah yang pasang badan dan berupaya meyakinkannya di hadapan para rasul. Ketika kabar Injil menyebar ke Antiokhia, Barnabas diutus untuk meneguhkan iman orang-orang yang baru percaya. Ia tidak mencari perhatian, melainkan membangun orang lain agar kuat di dalam Tuhan.
Firman Tuhan hari ini berbicara kepada kita bahwa iman sejati tidak berfokus pada diri sendiri. Iman yang sejati selalu menular, membawa semangat, dan membangun orang lain dalam kasih Tuhan. Ketika Barnabas melihat karya Tuhan di antara orang-orang bukan Yahudi, alih-alih curiga, ia malah bersukacita dan mendorong supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan (ay. 23). Ia juga melibatkan Saulus untuk melayani bersama, tindakan yang kelak menghasilkan dampak besar bagi penyebaran Injil ke seluruh bangsa.
Barnabas, dengan segala tindakannya yang baik, mengingatkan kita bahwa Tuhan memanggil kita untuk menjadi penguat, bukan pengkritik; menjadi pendorong, bukan penghalang. Tak dipungkiri, kita hidup dalam dunia penuh dengan suara yang melemahkan, tetapi orang yang penuh Roh Kudus akan selalu mengobarkan semangat iman di mana pun ia berada. Ketika kita mendorong dan menolong seseorang untuk tetap teguh dalam Tuhan, kita sedang mengerjakan kehendak-Nya. --SYS/www.renunganharian.net
IMAN YANG SEJATI TIDAK HANYA MENEGAKKAN DIRI, TETAPI JUGA MENEGUHKAN SESAMA UNTUK TETAP BERDIRI DI DALAM TUHAN.
Please sign-in/login using: