Renungan Harian
JUJUR DALAM KATA DAN LAKU
09 July 2026
Baca: MAZMUR 15
Bacaan tahunan: Mazmur 126-132
Mazmur 15 diawali dengan pertanyaan, "Siapa yang boleh menumpang di dalam kemah-Mu?" Jawabannya langsung mengarah pada karakter, bukan ritual. Kata "tidak bercela" menggambarkan integritas utuh, sedangkan "kebenaran dengan segenap hati" menekankan kejujuran yang berasal dari pusat keberadaan kita. Ini adalah kebenaran di dalam hati yang kemudian terpancar dalam perkataan dan perbuatan. Integritas itu diuji dalam relasi sehari-hari. Pemazmur melarang umat "menyebarkan fitnah". Kemudian ia mendorong umat "berpegang pada sumpah, walaupun rugi" yang berarti menepati janji bukan karena menguntungkan, tetapi karena itu benar di hadapan Allah. Inilah integritas sejati-kata dan laku yang selaras, bahkan ketika harganya mahal.
Mazmur ini menyertakan janji Allah, "Tidak akan goyah selama-lamanya." Ini adalah gambaran tentang kestabilan secara moral dan rohani. Namun, siapa yang sanggup mencapai standar ini? Hanya Yesus Kristus. Dialah yang secara sempurna "berkata benar dengan segenap hati, " tidak pernah memfitnah, dan menaati Bapa-Nya, bahkan hingga di kayu salib. Sekarang oleh Roh-Nya, kita dimampukan untuk hidup dalam kejujuran yang memuliakan-Nya. Kejujuran kita bukan syarat untuk diterima, tetapi respons syukur karena telah diterima di dalam Kristus. Biarlah kehidupan yang penuh integritas dan kejujuran itu sekarang kita wujudkan dalam kata dan laku kita sehari-hari. --DSK/www.renunganharian.net
WUJUDKAN INTEGRITAS DALAM KATA DAN LAKU KITA UNTUK MEMULIAKAN TUHAN.Renungan Harian

