Renungan Harian
TUJUAN BERBUAT KEBAIKAN
17 September 2026
Baca: KISAH PARA RASUL 14:8-18
Bacaan tahunan: Daniel 7-9
Untuk alasan yang sama, Barnabas dan Paulus mengoyak pakaian mereka. Mereka menjelaskan bahwa mereka juga manusia biasa, sama seperti orang-orang lainnya. Perkara ajaib yang baru saja terlihat, yakni seorang yang kakinya lemah dan lumpuh sejak lahir, tetapi kemudian berdiri dan berjalan bukanlah perbuatan baik mereka, melainkan perbuatan baik Tuhan. Tak perlu mempersembahkan kurban karena mereka bukan sosok ilahi. Mereka hanya pemberita Injil yang memberitakan tentang Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya. Bukan Dewa Zeus dan Dewa Hermes turun dalam rupa manusia, sebaliknya, Allah menyatakan kemurahan-Nya di tengah-tengah umat-Nya. Selanjutnya, Barnabas dan Paulus menyatakan agar orang-orang itu semuanya meninggalkan perbuatan mereka yang sia-sia dan memandang kepada satu-satunya Allah.
Masih banyak orang belum paham tujuan dari berbuat kebaikan. Akibatnya, timbul kekesalan atau kekecewaan saat kebaikan tidak ditanggapi secara menyenangkan. Saat ini, sadari akan apa yang seharusnya kita lakukan lewat kebaikan kita. Buatlah mata orang-orang memandang kepada Tuhan maka akan meluap sukacita dalam hati, meski tak seorang pun menyanjung atau menghargai kebaikan kita. --LIN/www.renunganharian.net
HENDAKLAH SETIAP PERBUATAN BAIK KITA DIPERGUNAKAN UNTUK MENGARAHKAN MATA ORANG-ORANG AGAR MEMANDANG KEPADA TUHAN.Renungan Harian

