Renungan Harian
KEKURANGAN RASGULLA
15 August 2026
Baca: YOHANES 2:1-11
Bacaan tahunan: Yeremia 10-13
Perkara makanan atau minuman dalam situasi tertentu bukanlah perkara yang dapat disepelekan. Suatu jamuan makan yang dianggap gagal, berpotensi menimbulkan ketidakpuasan, protes, hingga pergunjingan yang tak pernah habis. Inilah yang dipahami oleh Maria, ibu Yesus, ketika mengetahi bahwa pihak tuan rumah pernikahan di Kana kehabisan anggur. "Mereka kehabisan anggur, " ujar Maria kepada Yesus, yang menegaskan bahwa wanita ini tahu persis kepada siapa ia dapat meminta pertolongan. Meskipun Yesus sempat bertanya balik, karena saat-Nya menyatakan mukjizat ilahi belum tiba, Maria tetap meyakini bahwa hari ini Yesus akan menuntaskan masalah kekurangan anggur itu.
Dalam hidup ini, kondisi yang tak terduga dapat muncul setiap saat. Namun, reaksi yang selanjutnya muncul akan menentukan apa yang akan terjadi selanjutnya. Suatu masalah dapat segera tuntas, menjadi semakin berat, atau hanya menjadi pergunjingan adalah hasil dari reaksi yang muncul setelah permasalahan terjadi. Nah, dari kisah perkawinan di Kana kita melihat bahwa ketika masalah muncul, meminta pertolongan Tuhan adalah tindakan yang tepat. --GHJ/www.renunganharian.net
YESUS SELALU DAPAT DIANDALKAN KETIKA KITA MEMOHON PERTOLONGAN-NYA.Renungan Harian

