Renungan Harian
SIAPA YANG MENGUDUSKAN?
22 September 2026
Baca: IMAMAT 11:43-47
Bacaan tahunan: Amos 1-5
Berbagai aturan ini diberikan agar umat Allah menyadari bahwa Allah itu kudus adanya. Sebaliknya, manusia itu penuh dosa. Allah tidak dapat dihampiri secara sembarangan oleh manusia berdosa. Karenanya, Dia menyingkapkan bagaimana agar kita dapat mendekati-Nya. Dia menetapkan cara bagaimana supaya manusia menjadi kudus sehingga mereka berkenan kepada-Nya. Dia menetapkan ritual pembasuhan dan penyucian dengan bimbingan para imam. Dia juga menentukan apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan, termasuk soal haram-halal makanan.
Lantas, ketika menaati semua ini, apakah seseorang dapat menjadi benar-benar kudus serta berkenan kepada Allah? Semua ini rupanya hanyalah pengingat bagi umat Allah bahwa ada dosa yang harus dibereskan. Dan itu tidak dapat dikerjakan oleh manusia. Alkitab mengajarkan bahwa ternyata, semua ini hanyalah bayangan dari sesuatu yang akan Allah kerjakan melalui Kristus (Kol. 2:17; Ibr. 8:5,10:1). Dialah penggenapannya, melalui pengurbanan-Nya satu kali untuk selamanya (Ibr. 9:11-28). Bukan darah binatang atau ritual penyucian manusia, melainkan darah Yesus, Sang Anak Allah, itulah yang menyucikan kita dari segala dosa (1Yoh. 1:7). --HT/www.renunganharian.net
MANUSIA BERDOSA TAK BERKUASA MENGUDUSKAN DIRINYA, SYUKURNYA ALLAH MENYEDIAKAN JALAN PENYUCIAN DI DALAM KRISTUS DENGAN CUMA-CUMA.Renungan Harian

