TANGAN KE ATAS

Baca: Keluaran 14:9-31


Bacaan tahunan: Ayub 5-8

Barangkali kisah Musa membelah laut Teberau adalah salah satu mukjizat yang sulit dicari bandingannya, bahkan pada zaman sekarang. Saat itu orang Israel yang dipimpin Musa sangat ketakutan karena pasukan Mesir mengejar mereka. Orang Israel menghadapi jalan buntu, di belakang mereka ada orang Mesir, di depan mereka ada laut Teberau. Tak terlihat ada jalan keluar.

Namun Tuhan begitu Mahakuasa. Melalui Musa, Tuhan dapat menghadirkan jalan keluar dalam situasi atau keadaan yang paling mustahil sekalipun. Yang Tuhan minta sangat sederhana, yakni Musa mengulurkan tangan ke atas laut sehingga laut pun terbelah airnya (ay. 16, 21, 26, 27).

Laut adalah gambaran kesulitan, masalah, ancaman dan tantangan yang kita hadapi dalam kehidupan. Mengulurkan tangan ke atas menggambarkan dua hal. Pertama, sebagai simbol bahwa Tuhan Mahakuasa. Besarnya masalah dan kesulitan yang kita alami tak akan dapat memudarkan kemahakuasaan Tuhan. Kedua, sebagai tindakan aktif bahwa kita percaya dan berserah pada Tuhan.

Jika kita lelah, letih, lesu dan lemah karena berbagai masalah kehidupan yang dihadapi, ingatlah bahwa Tuhan Mahakuasa. Ulurkan tangan anda ke atas, percaya dan berserahlah kepada-Nya. Tiada jalan buntu bagi Tuhan. Dia dapat memberikan jalan keluar yang tidak terpikirkan oleh kita. Dia juga dapat memberikan kekuatan pada kita sehingga kita dapat melewati masalah yang kita hadapi. Di tangan Tuhan tiada yang mustahil. --HC/www.renunganharian.net


SEBERANGI MASALAH KEHIDUPAN DENGAN MENGULURKAN TANGAN KEPADA TUHAN. DIA SUNGGUH MAHAKUASA.


Comments powered by Disqus

Navigation

Change Language

Social Media