MISTERI SEBUAH PINTU

Baca: Matius 7:7-14


Bacaan tahunan: Ester 8-10

Pintu rumah saya sering dalam kondisi tertutup. Biasanya, teman yang berkunjung atau petugas ekspedisi yang datang mengirimkan barang akan mengetuk pintu atau berteriak memanggil dari depan rumah. Apabila ada seseorang yang datang, tetapi tidak berani mengetuk saat melihat pintu yang tertutup, ia pasti pulang kembali karena mengira rumah saya kosong.

Yesus mengajarkan kita untuk berani meminta, mencari, bahkan mengetuk pintu-pintu jawaban doa. Banyak orang memilih menyerah ketika melihat pintu di depannya tertutup, padahal pintu yang tertutup bukan berarti pintu itu dalam keadaan terkunci atau tidak bisa dibuka. Yesus mengajarkan agar kita berani mengetuk karena, bagi setiap orang yang mengetuk, baginya pintu akan dibukakan (ay. 7-8). Jawaban doa kita yang ada di balik pintu itu terkadang mungkin tidak sesuai dengan keinginan kita, tetapi percayalah bahwa jawaban yang disediakan Tuhan selalu istimewa. Jika orang-orang jahat saja tahu memberikan yang baik kepada anak-anaknya, terlebih lagi Bapa kita di surga; Dia pasti akan menyediakan yang terbaik bagi anak-anak-Nya (ay. 11).

Hendaklah kita tidak menjadi tawar hati ketika melihat pintu yang tertutup. Jangan pula menyerah ketika harus berjalan melalui pintu yang sesak. Sebagaimana pintu yang tertutup akan terbuka bila kita mau mengetuknya, demikian pula pintu yang sesak pasti dapat kita lewati bila kita berjalan bersama Yesus (ay. 13-14). --LIN/www.renunganharian.net


ADA KEJUTAN BAGI ORANG YANG DENGAN IMAN MENGETUK PINTU JAWABAN DOA DAN BERSEMANGAT MELEWATI PINTU YANG SESAK BERSAMA YESUS.


Comments powered by Disqus

Navigation

Change Language

Social Media