KETIKA ALLAH MENDIAGNOSIS UMAT-NYA

Baca: Mazmur 51:1-13


Bacaan tahunan: Mazmur 101-105

Pernahkah Anda marah-marah karena merasa kesakitan saat dokter menekan bagian dari tubuh Anda? Kemungkinan besar Anda tidak akan marah karena mengetahui alasan dokter melakukan hal tersebut. Ya, dokter sedang melakukan diagnosis awal untuk mendeteksi kemungkinan penyakit yang Anda derita. Bagian tubuh tertentu yang sakit ketika ditekan menandakan ada yang "tidak beres" dan perlu diobati.

Dalam kehidupan Daud, Allah sedang bertindak seperti dokter ketika Dia mengutus nabi Natan untuk menegur kesalahan dan dosanya (2Sam. 12). Untunglah Daud menyadari kesalahannya dan bertobat ketika Allah sedang "menekan" bagian yang tidak beres dalam hidupnya. Ia tidak marah ketika Tuhan menegurnya. Mazmur yang baru saja kita baca adalah ungkapan penyesalan dan pertobatan Daud. Ia berseru agar Allah membersihkan dirinya dari semua kesalahannya, serta menahirkan dia dari dosanya (ay. 2). Allah pun mengampuni Daud, sekalipun Daud tetap harus menanggung konsekuensi dari perbuatannya.

Dalam kehidupan ini, terkadang Tuhan akan bertindak seperti dokter, terutama ketika kita berbuat dosa. Caranya bisa bermacam-macam, salah satunya lewat teguran dari hamba Tuhan atau saudara seiman yang kita kenal. Barangsiapa membuka hatinya akan mengalami kesembuhan dan pemulihan, seperti yang dialami oleh Daud. Sebaliknya, barangsiapa menolak teguran Allah, kesembuhan dan pemulihan dari Allah tidak akan pernah dialami. Jika saat ini Allah sedang ingin "mengobati" kehidupan kita, maukah kita membuka hati supaya disembuhkan? --GHJ/www.renunganharian.net


ALLAH TIDAK PERNAH SALAH MENDIAGNOSIS KESALAHAN DALAM KEHIDUPAN KITA.


Comments powered by Disqus

Navigation

Change Language

Social Media