REM BLONG

Baca: 2 Samuel 12:1-25


Bacaan tahunan: 2 Tawarikh 1-3

Tertunduk lesu. Itulah yang terjadi pada Toto melihat istrinya tergeletak di ranjang rumah sakit dengan kondisi luka-luka. Toto menyesal karena tidak segera menyervis sepeda motornya ke bengkel, padahal berulangkali istrinya mengeluhkan kondisi rem yang bermasalah. Siang itu istrinya ngebut sebab terburu-buru menjemput anaknya, lalu menabrak kendaraan lain karena remnya blong. Istri masuk rumah sakit, motor rusak, dan harus ganti rugi pemilik kendaraan yang ditabrak istrinya.

Penyesalan pasti selalu datang terlambat, karena kita merasakan berbagai kesusahan yang terjadi. "Seandainya saja aku, " itulah yang terucap. Penyesalan Daud rasakan saat Nabi Natan mengatakan Tuhan sangat dinista dan dihina karena segala perbuatan Daud (ay. 9-14). Nabi Natan mengatakan berbagai akibat yang harus Daud tanggung karena perbuatan dosanya. Daud sadar segala konsekuensi dosanya begitu berat, tetapi Daud mau menerimanya. Daud menyikapi penyesalan dengan bertobat. Setelah anaknya mati, Daud bangun dari lantai, mandi, berganti pakaian, lalu masuk ke rumah Tuhan untuk menyembah-Nya. Daud tidak larut dalam kesedihan, dia menguatkan istrinya dan Tuhan menganugerahinya anak yaitu Salomo.

Kalau saat ini kita menyesal karena tidak melakukan sesuatu yang benar, sehingga sekarang harus menanggung berbagai kerugian, jangan terus menyalahkan diri sendiri. Jadikan ini pelajaran berharga dan bangkit kembali. Mintalah kekuatan dari Tuhan agar kita mampu menjalani saat ini dengan melakukan berbagai hal yang berguna dan membangun. --RTG/www.renunganharian.net


SETELAH MENYESAL, TENANGKAN DIRI, MINTA KEKUATAN DARI TUHAN DAN BANGKIT UNTUK MENGHADAPI HARI INI.


Navigation

Change Language

Social Media