BILIK TEMPUR

Baca: 1 Samuel 17:40-50


Bacaan tahunan: Yosua 4-6

Pernikahan Elizabeth Jordan terancam kandas jika ia tidak bertemu dengan Nyonya Clara. Nenek ini membagikan pengalaman pribadinya dengan "Bilik Tempur"-istilah militer untuk tempat para komandan menyusun strategi sebelum pasukan terjun di medan laga-di kediamannya. Di situ berlangsung persekutuannya yang tekun dan penuh penyerahan diri dengan Tuhan. Dan terbukti, persoalan hidupnya teratasi satu demi satu secara menakjubkan. Tuhan bertempur baginya. Begitu pesan dari film bernafas kristiani, War Room.

Di mata manusia, pertarungan Daud versus Goliat sungguh tak seimbang. Dalam segala hal jagoan Filistin itu unggul (ay. 4-7). Maka, sejak semula Daud amat diragukan kesanggupannya (ay. 33). Demikianlah menurut cara pandang manusia. Namun kisah ini justru hendak mengajak kita menelisik dari sudut pandang Allah. Bahwa-sebagaimana pengakuan Daud-itu adalah pertempuran Tuhan (ay. 47). Apabila Tuhan yang bertempur, tak heran Goliat seorang pecundang belaka. Sedangkan Daud? O, dia hanya alat untuk mewujudkan kemenangan-Nya.

Hidup ini bak sebuah pertempuran. Tak jarang lawan tak seimbang menghadang. Raksasa masalah. Ingat, doa adalah senjatamu. Bukan uang, harta, kecakapan, dan teman-relasi Anda. Bawalah setiap beban ke hadirat-Nya. Angkatlah hatimu. Tekuklah lututmu. Mintalah Tuhan memimpin dan mengendalikan hidupmu, maka Dia akan bertempur bagimu. --PAD/www.renunganharian.net


TIADA MASALAH YANG TERLALU BESAR DI HADAPAN ALLAH YANG MAHABESAR.


Navigation

Change Language

Social Media