BELALANG YANG BERBARIS

Baca: Amsal 30:24-28


Bacaan tahunan: Mazmur 88-91

Serangan belalang termasuk yang paling ditakuti dalam dunia pertanian. Mereka bisa membuat lahan yang diserang ludes. Apa yang tak habis dimakan oleh kawanan belalang yang ada di barisan terdepan, akan dilanjutkan oleh kawanan belalang yang ada di belakangnya, sehingga tak ada lagi yang tersisa. Namun, ada hal menarik yang dapat kita pelajari dari binatang yang kecil itu.

Agur bin Yake mencatat bahwa kawanan belalang mampu berbaris dengan teratur sekalipun tidak mempunyai raja. Artinya, sekalipun tidak ada yang memimpin atau mengatur mereka, entah bagaimana kawanan belalang dapat mengatur diri sendiri dan berbaris teratur. Keteraturan inilah yang membuat kawanan belalang memiliki kekuatan dahsyat ketika menyerbu lahan pertanian.

Prinsip yang sama dapat kita terapkan dalam berbagai bidang kehidupan yang memerlukan keteraturan dan kerja sama tim. Dalam sebuah tim, produktivitas dan hasil maksimal dapat terjadi ketika ada kerja sama yang baik dari setiap individu yang ada dalam tim tersebut. Potensi perpecahan dalam tim tersebut juga dapat diminimalkan karena setiap individu berfokus untuk mewujudkan tujuan bersama.

Tercatatnya belalang dengan keunikannya dalam Alkitab tentu bukanlah suatu kebetulan. Allah ingin kita belajar dari kelebihan belalang, bahkan kita diharapkan dapat melakukan hal yang lebih baik daripada hewan berukuran kecil itu. Mengapa? Karena Roh Allah berdiam dan bekerja di dalam kita, hal yang tak terjadi dalam dunia belalang. --GHJ/www.renunganharian.net


KETERATURAN DALAM SEBUAH TIM DITENTUKAN OLEH KEMAMPUAN SETIAP INDIVIDU DI DALAMNYA UNTUK MENGATUR DIRINYA.


Navigation

Change Language

Social Media